Strategi Pendidikan Lingkungan Non-Formal Untuk Meningkatkan Kesadaran Ekologis Masyarakat Perkotaan
Keywords:
Pendidikan Non-Formal, Pendidikan Lingkungan, Masyarakat Perkotaan, Kesadaran Ekologis, Pemberdayaan MasyarakatAbstract
Degradasi kualitas lingkungan di kawasan urban menuntut adanya intervensi pendidikan yang lebih fleksibel dan partisipatif di luar jalur sekolah formal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pendidikan lingkungan non-formal dalam mentransformasi kesadaran ekologis masyarakat perkotaan. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini mengeksplorasi efektivitas program pemberdayaan masyarakat berbasis komunitas hijau sebagai sarana edukasi lingkungan. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan tokoh penggerak lingkungan, dan dokumentasi aktivitas warga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pendidikan non-formal yang mengintegrasikan aspek praktis seperti pengelolaan sampah mandiri dan penghijauan lahan sempit secara signifikan meningkatkan literasi ekologi warga. Keberhasilan strategi ini ditentukan oleh tiga faktor utama: keterlibatan agen perubahan lokal, penggunaan metode belajar yang dialogis, dan pemanfaatan ruang publik sebagai media belajar. Kesimpulannya, pendidikan lingkungan non-formal efektif dalam mengubah paradigma masyarakat dari antroposentris menuju ekosentris, yang pada gilirannya mendorong partisipasi aktif warga dalam upaya pelestarian lingkungan perkotaan secara berkelanjutan.
References
Ardoin, N. M., Bowers, A. W., & Gaillard, E. (2020). Environmental education outcomes for conservation: A systematic review. Biological Conservation, 241, 108224. https://doi.org/10.1016/j.biocon.2019.108224
Chawla, L. (2015). Benefits of nature for children’s health: Environmental psychology and education. Current Opinion in Psychology, 3, 98–103.
Knowles, M. S., Holton, E. F., & Swanson, R. A. (2015). The adult learner: The definitive classic in adult education and human resource development (8th ed.). Routledge.
Kusmawan, U. (2014). Pendidikan Lingkungan Hidup. Universitas Terbuka.
Mulyasana, D. (2011). Pendidikan bermutu dan berdaya saing. PT Remaja Rosdakarya.
Palamar, M. (2014). Environmental education: Global trends and local realities. Academic Press.
Sudarman. (2021). Strategi pembelajaran pendidikan luar sekolah. Alfabeta.
Sudjana, D. (2014). Pendidikan nonformal: Wawasan, sejarah perkembangan, filsafat, teori pendukung, dan asas. Fallah Production.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Sulemana, I. (2015). The relationship between environmental knowledge and environmental behaviors. Journal of Environmental Studies and Sciences, 5(4), 602–609.
Tandililing, J. (2015). Strategi pembelajaran lingkungan hidup melalui jalur pendidikan non formal. Jurnal Pendidikan Masyarakat, 1(2), 125–134.
UNESCO. (2017). Education for sustainable development goals: Learning objectives. United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization.
Wals, A. E., & Benavot, A. (2017). Can we meet the sustainability challenges without prioritizing learning? Comparative Education Review, 61(1), 1–24.
Wibowo, A. (2013). Pendidikan karakter berbasis kearifan lokal di sekolah. Pustaka Pelajar.
Yuliawati, S. (2020). Pemberdayaan masyarakat melalui pendidikan lingkungan non-formal di kawasan urban. Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 4(1), 45–52.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Raka Asyifa, Akas Ilhami (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.








