Transformasi Konten Tiktok dan Instagram Sebagai Media Pembelajaran PAI yang Interaktif

Authors

  • Wulan Triana Septiani PENDIDIKAN AGAMA ISLAM, UIN KH. ABDURRAHMAN WAHID PEKALONGAN Author
  • Fara Taqia PENDIDIKAN AGAMA ISLAM, UIN KH. ABDURRAHMAN WAHID PEKALONGAN. Author
  • Prof.Dr.Abdul Khobir M.Ag. UIN KH. ABDURRAHMAN WAHID PEKALONGAN Author
  • Widyadhana aptasari PENDIDIKAN AGAMA ISLAM, UIN KH. ABDURRAHMAN WAHID PEKALONGAN. Author
  • Khikam Shobarul Adim PENDIDIKAN AGAMA ISLAM, UIN KH. ABDURRAHMAN WAHID PEKALONGAN. Author

Keywords:

Pembelajaran PAI,, Sosial media,, Micro-Learning

Abstract

Era digital telah mengubah cara generasi muda belajar dari menggunakan media cetak biasa menjadi platform digital yang berbasis gambar. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan, menganalisis, dan merumuskan bagaimana konten di TikTok dan Instagram dapat diubah menjadi media pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) yang lebih interaktif, khususnya untuk Generasi Z dan Alpha. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah tinjauan pustaka dengan cara mengulas 15 artikel ilmiah yang relevan. Penelitian menunjukkan bahwa TikTok dengan metode micro-learning bisa membuat materi PAI yang rumit, seperti faraidh dan tajwid, menjadi lebih mudah dipahami melalui fitur visual dan interaksi psikomotorik seperti Duet dan Stitch. Sementara itu, Instagram memperbaiki cara siswa berpikir dengan menggunakan fitur carousel dan polling interaktif. Transformasi ini berhasil mengubah persepsi yang kaku terhadap pembelajaran PAI menjadi lebih terbuka, fleksibel, dan secara alami meningkatkan semangat belajar. Meskipun begitu, tantangan di dunia maya seperti krisis kekuatan otoritas keagamaan dan distorsi informasi memerlukan peningkatan literasi digital, budaya mengecek kembali informasi, serta kerja sama yang seimbang antara pengawasan di dunia nyata dan penggunaan media digital.

 

 

 

References

Akmal Adiasta, M., Hendring, M. R., Firdaus, F., Hisyam, I. M., & Parhan, M. (2025). Integrasi Akal dan Wahyu dalam Filsafat Pendidikan Ibnu Sina: Telaah Ontologis dan Epistemologis. Jurnal Kajian Islam dan Sosial Keagamaan, 2(4), 905–910.

Akmal Adiasta, M., Hendring, M. R., Firdaus, F., Hisyam, I. M., & Parhan, M. (2025). Integrasi Akal dan Wahyu dalam Filsafat Pendidikan Ibnu Sina: Telaah Ontologis dan Epistemologis. Jurnal Kajian Islam dan Sosial Keagamaan, 2(4), 905–910.

Alfarezi, M. A., & Supratama, R. (2025). Transformasi peran media sosial sebagai inovasi pembelajaran PAI dalam penguatan minat belajar mahasiswa STITMA Yogyakarta. Jurnal Ar-Ruhul Ilmi: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam, 1(02), 128-141.

Astrid Veranita Indah (2025). “Epistemologi Pendidikan Islam: Analisis Konseptual terhadap Integrasi Wahyu dan Akal dalam Pembentukan Karakter Muslim.” Islamijah: Journal of Islamic Social Sciences.

Dandi, D., & Nurdin, N. (2025). Optimalisasi Media Sosial Sebagai Strategi Pembelajaran Pai Di Era Digital. Prosiding Kajian Islam dan Integrasi Ilmu di Era Society (KIIIES) 5.0, 4(1), 295-297.

Faruqi, D. (2025). Transformasi literasi keagamaan melalui media sosial dalam perspektif pendidikan Islam modern. Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah, 10(3), 1422-1430.

Firdaus, H. K., Dyta, F. A., Rahmawati, N. T., Salsabilla, T., & Fadhil, A. (2026). Pengaruh Media Digital Terhadap Minat Belajar Pendidikan Agama Islam Di Kalangan Mahasiswa Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Negeri Jakarta. Educational Journal, 1(2), 261-269.

Halik, A. (2020). Ilmu Pendidikan Islam: Perspektif Ontologi, Epistemologi, Aksiologi. Istiqra’: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam, 7(2), 10–24.

Hamdan, K. S., Affan, M., Wijaksono, M. E. A., Zarkoni, A. J. A., & Rohman, A. S. A. Transformasi digital dalam pembelajaran pedidikan agama islam di era society 5.0.

Herawati, Aulia, Ulil Devia Ningrum, & Herlini Puspika Sari. (2024). Wahyu sebagai Sumber Utama Kebenaran dalam Pendidikan Islam: Kajian Kritis terhadap Implementasinya di Era Modern. Moral: Jurnal Kajian Pendidikan Islam, 1(4), 109–126.

Hidayat, Rahmat. (2016). Epistemologi Pendidikan Islam: Sistem, Kurikulum, Pembaharuan dan Upaya Membangun Epistemologi Pendidikan Islam. Almufida, 1(1), 49–69.

Ibad, M., & Khalim, A. D. N. (2022). Epistemologi Ibnu Rusyd (Telaah Relasi Wahyu dan Rasio). An-Nur: Jurnal Studi Islam, 14(1), 80–91

Ihsan, Rusydi A. M., Riki Saputra, & Sri Wahyuni. (2025). Epistemologi Pendidikan Islam dalam Perspektif Klasik dan Modern. Ensiklopedia of Journal, 7(4), 135.

Ikhwan, A. (2024). Mengintegrasikan Wahyu Dan Akal Dalam Pendidikan Islam Kontemporer. Chalim Journal of Teaching and Learning, 4(2), 128-140.

Indah, “Epistemologi Pendidikan Islam: Analisis Konseptual terhadap Integrasi Wahyu dan Akal dalam Pembentukan Karakter Muslim,” hlm. 18.

Jannah, I., & Aripin, S. (2025). Kesesuaian Materi Pendidikan Islam dengan Kebutuhan Generasi Z. CARONG: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora, 2(3), 119-127.

Juwita, S., Putri, D. B., Sausan, M. A., Hasanah, L. R., Wigati, I., & Oviyanti, F. (2025). Transformasi Pembelajaran PAI di Era Digital: Integrasi Media Sosial dan Literasi Spiritual. Tarbiyah bil Qalam: Jurnal Pendidikan Agama dan Sains, 9(2).

Kamal, A. (2025). Inovasi media digital dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 1(1), 1-11.

Khola, N. J., & Febriansyah, A. R. (2026). Transformasi Budaya Pendidikan Agama Islam Dalam Dinamika Digital Konten Sosial Media Sosial Media & Artificial Intelligence (AI). Qolamuna: Keislaman, Pendidikan, Literasi dan Humaniora, 3(1), 291-300.

Lubis, Y. W. Guru PAI Sebagai Kreator Konten : Analisis Peran, Strategi dan Tantangan Dalam Pendidikan Islam Berbasis Digital.

Manar, Muhammad. (2024). Peranan Epistemologi dalam Pengembangan Pendidikan Islam. Al Mikraj: Jurnal Studi Islam dan Humaniora, 5(1), 1060–1070.

Maziyah, N. S. A., Mu’id, A., & Rusydiyah, E. F. (2025). Pembelajaran Interaktif melalui Platform Media Sosial pada Peserta Didik Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 5(3), 1539-1548.

Mujahidin, A. (2013). Epistemologi Islam: Kedudukan wahyu sebagai sumber ilmu. Ulumuna: Jurnal Studi Keislaman, 17(1), 14–64.

Nasution, H. S. (2016). Epistemologi question: Hubungan antara akal, penginderaan, intuisi dan wahyu dalam bangunan keilmuan Islam. Almufida, 1(1), 70–84.

Nurhadi, M. W. J., Wijaya, A., Baiturrahman, R., & Solihah, R. (2025). Peran teknologi, ICT, dan media sosial dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Jurnal Pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, Dan Inovasi, 5(4).

Rodhiyana, M. A., Pd, S. P. I., Yasin, H., Choli, I., Uyuni, B., Islami, A. N., ... & Rosita, I. (2025). Transformasi pembelajaran pendidikan agama Islam di era digital: Teori, praktik, dan tantangan. PT Penerbit Qriset Indonesia.

Supriadi, D. (2022). Inovasi pembelajaran PAI di era digital: Strategi menumbuhkan minat belajar Gen-Z. Tadbiruna, 1(2), 319-334.

Syafirna, F., Zahrani, A. D., Ni’am, M. F., Zulika, N. R., & Kunaepi, A. (2024). Pemanfaatan Media Sosial dalam Pembelajaran Agama Islam di Sekolah Menengah: Implikasi dan Strategi Pengembangan Pembelajaran. Attaqwa: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam, 20(2), 97-111.

Wachid, A. (2025). Metodologi Penelitian Pendidikan Islam Yang Holistik: Integrasi Epistemologi Islam Dan Pendekatan Barat. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(03), 214-225.

Wijayanti, D. (2025). Filsafat ilmu dalam perspektif pendidikan Islam. PENDIS (Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial), 4(1), 1-14.

Yudhyarta, D. (2025). Epistemologi Integratif Rasulullah SAW: Telaah Prinsip Wahyu-Akal-Empiris sebagai Fondasi Pengembangan Sains dan Teknologi Berbasis Etika. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 3(3), 2987-2996.

Yulia Angga Anggraina, Usman, dan Zulfadli (2025). “Integrasi Wahyu dan Akal dalam Epistemologi Islam: Studi Literatur Berbasis Al-Qur’an dan Pemikiran Filsuf Muslim.” Jurnal Inklusi, Vol. 1, No. 2.

Downloads

Published

2026-07-14